Rusia: Kami Siap Tengahi Konflik Israel-Palestina, tapi Ditolak AS

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin. (Foto: Reuters)

Pascaserangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) kemarin, Rusia menyatakan keprihatinannya. Moskow pun menyerukan kepada pihak Palestina dan Israel untuk menghentikan kekerasan. 

Moskow menyatakan, negosiasi yang tepat diperlukan untuk mewujudkan pembentukan negara Palestina merdeka sesuai batas-batas wilayah yang ditetapkan pada 1967 dengan ibu kota di Yerusalem Timur.

Juru Bicara Kemlu Rusia, Maria Zakharova, pada akhir pekan lalu menyatakan, Moskow menganggap eskalasi konflik skala besar yang terjadi antara Palestina dan Israel saat ini sebagai akibat dari kegagalan Barat dalam mematuhi berbagai resolusi PBB.

“Ini (juga) manifestasi lain yang sangat berbahaya dari... pemblokiran oleh Barat terhadap upaya-upaya Kuartet Timur Tengah selaku mediator internasional yang terdiri atas Rusia, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan PBB,” kata Zakharova.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal