Kemudian pada 13 Mei malam hingga 14 Mei dini hari, serangan Rusia lebih brutal, melibatkan 675 drone serta 56 rudal.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan, militernya membalas serangan tersebut, menargetkan industri minyak serta fasilitas produksi militer Rusia.
Ukraina merespons serangan Rusia pada Jumat (15/5/2026), meluncurkan drone jarak jauh skala besar menargetkan infrastruktur energi dan militer di beberapa wilayah Rusia. Setidaknya empat orang, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan drone di Kota Ryazan.
Drone Ukraina juga menyerang kilang minyak setempat, salah satu yang terbesar di negara itu.
Zelensky geram setelah serangan Rusia meratakan blok apartemen 9 lantai di Distrik Darnytskyi, Kiev, menewaskan sedikitnya 24 orang. Setiap serangan Rusia, kata dia, tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan.