Rusia Curiga dengan Foto Mayat-Mayat Bergelimpangan di Bucha Ukraina, Sebut Pesanan AS

Anton Suhartono
Rusia curiga dengan beredarnya foto dan video mayat bergelimpangan di Bucha, Ukraina, sebagai pesanan dari AS (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) menyebarkan foto dan video mayat warga sipil di Kota Bucha, Ukraina, yang bergeletakan di jalan serta kuburan massal sebagai upaya untuk menyalahkan negaranya. Bucha merupakan salah satu kota di sekitar Kiev yang ditinggalkan pasukan Rusia setelah diduduki selama beberapa pekan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan, gambar-gambar mayat warga sipil di Bucha merupakan pesanan dari AS.

"Siapa yang menguasai provokasi? Tentu saja Amerika Serikat dan NATO," kata Zakharova, kepada stasiun televisi pemerintah, seperti dilaporkan kembali Reuters, Senin (4/4/2022).

Dia menjelaskan, kecaman dari Barat atas foto dan video warga yang tewas mengindikasikan bagian dari skenario yang direncanakan untuk menodai reputasi Rusia.

"Dalam kasus ini, bagi saya, fakta bahwa pernyataan ini (tentang Rusia) dibuat pada menit-menit pertama setelah gambar muncul. Tidak diragukan lagi, siapa yang memesan cerita ini," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal