Rusia Bangun Pangkalan Kapal Perang Tenaga Nuklir di Sudan, Redam Pengaruh AS di Afrika

Arif Budiwinarto
Rusia akan membangun pangkalan militer di Sudan yang bisa menampung kapal perang bertenaga nuklir. (foto: Defence Hub)

Rusia diizinkan angkut senjata dan amunisi

Rusia juga akan mendapatkan izin untuk mengangkut senjata, amunisi dan peralatan militer yang dibutuhkan agar pangkalan itu berfungsi melalui pelabuhan dan bandara Sudan.

Kesepakatan itu dijadwalkan berlangsung selama 25 tahun - selama tidak ada pihak yang keberatan dengan pembaruannya.

Sejauh ini pihak berwenang Rusia belum menyebutkan tanggal penandatanganan perjanjian dengan Khartoum.

Moskow dalam beberapa tahun terakhir mengalihkan pandangannya ke Afrika saat memperbarui pengaruh geopolitiknya.

Sudan minta bantuan Rusia redam AS di Afrika

Angkatan bersenjata Rusia dan Sudan memandatangani kerja sama di bidang militer dan nuklir sipil pada Mei 2019 yang berlangsung hingga tujuh tahun kedepan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal