Rusia: AS Akan Menanggung Malu di Ukraina seperti Perang Vietnam

Anton Suhartono
Maria Zakharova menilai perang hibrida AS melawan Rusia akan berakhir dengan kehinaan sebagaimana dialami saat perang Vietnam dan Afghanistan (Foto: Reuters)

Dia menambahkan, rakyat Ukraina dibantai sebagai umpan serangan meriam. AS, lanjut dia, berharap Ukraina bisa bertahan hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada November.

Selain menyetujui paket bantuan baru untuk Rusia, rancangan anggaran itu juga mencakup penyitaan aset-aset Rusia senilai miliaran dolar AS yang dibekukan terkait sanksi. Zakharova menyebut penyitaan aset tersebut sebagai pencurian yang keuntungannya jatuh ke perusahaan-perusahaan pertahanan AS.

Direktur CIA William Burns pekan lalu memperingatkan, tanpa bantuan dan dukungan lebih banyak dari AS, Ukraina bisa kalah dalam perang.

AS kehilangan lebih dari 58.000 tentara dalam Perang Vietnam yang berlangsung dari 1955 hingga 1975. Perang berakhir dengan kemenangan Vietnam Utara dan pengambilalihan Vietnam Selatan.

Dalam perang Afghanistan pada 2001 hingga 2021, AS kehilangan 2.459 personel serta lebih dari 20.000 lainnya terluka. Perang AS di Afghanistan berakhir pada Agustus 2022 dengan penarikan seluruh pasukan AS termasuk koalisinya. Setelah itu pemerintahan Afghanistan dikuasi Taliban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

11 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

12 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

14 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal