Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Anton Suhartono
Ketegangan perang kembali meningkat setelah Rusia mengancam akan meluncurkan serangan besar ke Kiev saat peringatan Victory Day (Foto: AP)

"Nyawa manusia jauh lebih berharga daripada 'perayaan' atau peringatan apa pun," ujarnya.

Menurut Zelensky, militer Ukraina telah menghentikan serangan sejak pukul 00.00 pada 5 Mei hingga 6 Mei, meski tidak dijelaskan secara rinci kapan tepatnya gencatan itu berakhir.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin memilih jalur berbeda dengan menetapkan jadwal gencatan versi Moskow. Langkah ini sekaligus mempertegas perbedaan pendekatan kedua negara yang hingga kini masih terlibat konflik berkepanjangan.

Rusia sendiri setiap tahun memperingati Victory Day dengan parade militer besar-besaran di Lapangan Merah, yang menjadi simbol kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II.

Namun, Zelensky meremehkan usulan gencatan senjata dari Rusia tersebut, menyebutnya tidak serius dan lebih bernuansa simbolis ketimbang upaya nyata menghentikan perang.

Ketegangan terbaru ini terjadi di tengah mandeknya upaya diplomatik yang sebelumnya dipimpin Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik. Fokus Washington yang beralih ke Timur Tengah turut memperlambat proses negosiasi damai.
Sementara itu, pertempuran di lapangan tetap berlangsung sengit. 

Serangan Rusia pada Senin (4/5/2026) dilaporkan menewaskan sembilan orang di Ukraina. Sebagai balasan, drone Ukraina menghantam gedung tinggi di kawasan elite Moskow pada malam harinya, menandai eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal