Sampai berita ini ditulis, masih belum jelas apakah STINDA memiliki hubungan dengan Israel atau sedang menuju ke pelabuhan Israel.
Houthi, yang saat ini menguasai sebagian besar wilayah Yaman, mengatakan bahwa serangan mereka itu adalah bentuk dukungan terhadap Palestina. Mereka pun berjanji akan terus melakukan serangan tersebut sampai Israel menghentikan serangannya di Jalur Gaza.
Selama minggu pertama Desember, tiga kapal komersial diserang di perairan internasional, sehingga kapal perusak Angkatan Laut AS melakukan intervensi di sana. Bulan lalu, Houthi juga menyita sebuah kapal kargo milik Inggris yang memiliki hubungan dengan perusahaan Israel.
Amerika Serikat dan Inggris mengutuk serangan terhadap kapal-kapal tersebut, dan menyalahkan Iran atas perannya dalam mendukung Houthi. Sementara Teheran mengatakan, Houthi mengambil keputusan secara independen.
Arab Saudi telah meminta Amerika Serikat untuk menahan diri dalam menanggapi serangan tersebut.