Rollercoaster di Jepang Ditutup Setelah 4 Pengguna Patah Tulang

Anton Suhartono
Rollercoaster Do-Donpa di Taman Permainan Fuji-Q Highland Jepang ditutup setelah 4 pengguna mengalami patah tulang leher dan punggung (Foto: Fuji-Q)

Data pemerintah Yamanashi mengungkap, empat korban tersebut masing-masing dua perempuan dan laki-laki berusia 30 sampai 50 tahunan. Kecelakaan terjadi antara Desember 2020 dan Agustus 2021. Ini merupakan laporan kecelakaan pertama sejak wahana dibuka pada 2001.

Sementara itu Juru Bicara Fuji-Q Highland Kimie Konishi mengatakan, petugasnya sudah memeriksa trek serta peralatan rollercoaster, termasuk mengevaluasi kecepatan setelah ada penumpang yang melaporkan terluka. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan, tak ada masalah dengan struktur dan perlengkapan rollercoaster.

Operator juga selalu melaporkan setiap kasus kecelakaan ke polisi, namun tidak melanjutkannya ke pemerintah prefektur sampai kasus keempat pada 2 Agustus.

"Kami seharusnya melapor lebih awal. Sekarang kami berharap para korban luka bisa segera pulih," katanya.

Pemerintah prefektur menggelar penyelidikan terhadap wahana yang menantang adrenalin itu. Selama penyelidikan berlangsung taman hiburan juga akan ditutup.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal