Negara-negara Barat sebelumnya mengumumkan akan memasok lebih banyak senjata ke Ukraina, termasuk tank, kendaraan infanteri lapis baja, serta sistem artileri. Rusia memperingatkan pengiriman bantuan senjata ke AS hanya akan memperpanjang konflik.
Pada April 2022, Rusia mengirim nota kepada negara-negara anggota NATO yang mengecam bantuan militer tersebut.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan, setiap senjata yang dikirim ke Ukraina merupakan target yang sah bagi pasukan Rusia.