Rodrigo Duterte Sebut Belum Ada yang Pantas Menggantikannya sebagai Presiden Filipina

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Oleh karena itu, mau tidak mau, Duterte harus menyerahkannya kepada siapa pun pemenang pilpres.

Partai politik tempat Duterte bernaung, PDP-Laban, pada 31 Mei mengeluarkan keputusan yang memerintahkannya untuk maju sebagai wakil presiden.

Namun dalam wawancara, Duterte menegaskan tak mau menjadi wapres dengan alasan ingin pensiun. Oleh sebab itu, dia harus memilih salah satu dari capres yang ada, namun belum menentukannya.

"Situasinya sulit karena saya akan pensiun dan saya akan memilih calon presiden. Jika salah satu dari mereka menang, mereka akan mengatakan 'Ini hanya cara untuk bisa berkuasa'. Jadi saya menolaknya," kata Duterte, seraya menambahkan akan beristirahat di kampung halaman, Davao, setelah pensiun.

Duterte juga menegaskan penolakan putrinya, Sara, untuk maju dalam pencalonan. Hal itu dia sampaikan berkali-kali kepada putrinya.

"Tadi malam, ketika saya tiba, saya berbicara dengan Inday (panggilan Sara). Saya benar-benar berbicara dengannya tadi malam, jangan mencalonkan diri. Jangan pernah, pernah, melakukan kesalahan dengan mencalonkan diri sebagai presiden," katanya.

Sara masih menduduki posisi teratas dalam polling calon presiden baru-baru ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Penjelasan Istana soal Maksud Prabowo 4 Kali Kalah Tak Ganggu Pemimpin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal