Ribuan Orang Berkumpul di Teheran, Beri Salam Perpisahan untuk Ismail Haniyeh

Ahmad Islamy Jamil
Ribuan pelayat berkumpul di Teheran, Iran, untuk melepaskan jenazah pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, yang gugur akibat serangan Israel, Rabu (31/7/2024). (Foto: EPA)

Massa pelayat tampak memegang bendera Iran, Palestina, dan Hamas saat mengikuti pawai. Beberapa dari mereka juga membawa potret Haniyeh dan para pemimpin politik dan militer Iran yang terbunuh lainnya. “Matilah Israel!” teriak mereka.

Haniyeh dilaporkan meninggal dunia di Iran pada Rabu (31/7/2024). Kepala Biro Politik Hamas itu berada di negeri Persia karena diundang ke upacara pelantikan presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian. Sementara itu, Garda Revolusi Iran (IRGC) melaporkan bahwa Haniyeh dan salah satu pengawalnya dibunuh di kota tersebut.

Hamas menyebut kematian Haniyeh disebabkan serangan zionis Israel di kediamannya di Teheran seusai menghadiri pelantikan Pezeshkian. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pun bersumpah untuk membalas kematian tokoh pejuang Palestina itu.

Israel kemarin membantah bertanggung jawab atas kematian Haniyeh. Sementara Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menglaim tidak punya informasi apa pun untuk dikatakan tentang kematian petinggi Hamas itu, termasuk soal dugaan peran Israel di dalamnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal