“Foto-foto itu jelas dari ponsel pribadi Koi,” kata Marshall, dalam posting-an di akun Facebook, seperti diberitakan The Times.
“Sebagian besar foto itu menampakkan dirinya, serta puluhan di antaranya sangat eksplisit. Sepertinya dia mengambil foto eksplisit tersebut untuk dikirim ke Vajiralongkorn," ujarnya, menambahkan.
Sebanyak 1.443 foto diambil antara 2012 dan 2014, termasuk foto telanjang dada Koi serta mengenakan pakaian tidur minim.
Marshall menilai, kembalinya Koi ke kekerajaan ditentang keras faksi istana yang mendukung Ratu Suthida dan Putri Bajrakitiyabha.
Sangat mungkin foto-foto Koi itu dibocorkan dengan motif untuk menggagalkannya menjadi permaisuri Raja Vajiralongkorn.
Sineenat diberi gelar 'chao khun phra' yang berarti permaisuri bangsawan kerajaan dalam upacara untuk menandai ulang tahun ke-67 Raja Vajiralongkorn pada Juli.
Ini merupakan pertama kalinya dalam hampir seabad seorang raja Thailand mengangkat permaisuri setelah dia menikahi istri keempatnya, Ratu Suthida (41), pada awal 2019.