Selain itu, Paroev mengatakan, banyak mantan pelaku waralaba McD di kota-kota Rusia lainnya menyatakan minatnya untuk bergabung dengan perusahaan baru itu. Mereka juga ingin melakukan rebranding terhadap bisnismakanan cepat saji mereka.
Perusahaan Vkusno i Tochka juga berencana menghabiskan sekitar 7 miliar rubel dalam investasi untuk pengembangan jaringan restorannya pada akhir tahun.
Paroev mengatakan, untuk tahap awal ini, tidak semua jenis makanan dalam menu asli McD bakal tersedia untuk para pengunjung. Pasalnya pihak perusahaan masih fokus melakukan rebranding dalam waktu singkat, dan masih menghadapi beberapa masalah logistik dan pengemasan.
Jaringan restoran cepat saji tersebut juga mempertimbangkan untuk memperkenalkan minuman baru untuk menggantikan Coca-Cola dan Pepsi—buatan Amerika. Paroev pun mengaku sudah mencari beberapa kandidat untuk menandatangani kontrak baru.
Limun Chernogolovka dikatakan menjadi kandidat utama penggantinya dalam beberapa bulan terakhir.