Remaja 14 Tahun di Inggris Meninggal akibat Sindrom terkait Virus Corona

Anton Suhartono
Remaja 14 tahun di Inggris meninggal akibat sindrom terkait virus corona (Foto: AFP)

"Mayoritas dalam kondisi ketergantungan (alat medis) tinggi, bukan tingkat perawatan intensif tertinggi. Ada beberapa anak dalam perawatan intensif tapi mereka tidak memerlukan dukungan medis tertinggi. Sebelum ini kami merawat yang lebih parah," ujarnya.

Anak paling muda yang mengalami penyakit misterius ini berusia 4 tahun. Dua dari anak-anak dalam kelompok itu, termasuk remaja 14 tahun yang meninggal, mengalami obesitas.

Bulan lalu Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan, para ahli sedang menyelidiki sindrom baru yang menyerang anak-anak. Dia menyebut kasus ini sangat penting dan langka.

Kondisi yang dialami penderita mirip dengan sindrom Kawasaki yang biasanya menyerang anak di bawah usia 5 tahun. Di antara gejalanya adalah demam tinggi, ruam, pembengkakan, dan seperti keracunan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal