WASHINGTON, iNews.id - Misi Artemis 2 badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA memecahkan rekor perjalanan berawak terjauh dari Bumi. Empat astronaut, menggunakan wahana Orion, mencatat rekor baru pada Senin (6/4/2026) pukul 15.58 GMT.
Rekor sebelumnya dipecahkan Apollo 13 pada April 1970 yakni berada di kejauhan 400.171 km dari Bumi. Misi Artemis 2, yang mengorbit di sisi terjauh Bulan, mencapai jarak maksimum sekitar 406.788 km dari Bumi pada pukul 23.07 GMT.
Misi ini akan mengorbit Bulan dalam lintasan terbang rendah. Saat itu kru akan menghabiskan waktu lebih dari 6 jam untuk menganalisis dan mendokumentasikan fitur permukaan Bulan. Kapsul Orion kemudian akan kembali ke Bumi dalam "lintasan terjun bebas". Perjalanan pulang akan memakan waktu sekitar 4 hari.
Saat mengelilingi sisi terjauh Bulan, para astronaut akan menyaksikan bagian Bulan yang tersembunyi, tak bisa dilihat oleh manusia dari Bumi.
Salah satu gambar yang dikirim oleh kru menunjukkan cekungan Orientale, kawah besar yang hanya dapat dilihat oleh kamera pesawat luar angkasa tanpa awak dalam misi sebelumnya. Terlepas dari kemajuan teknologi sejak era Apollo, NASA masih mengandalkan penglihatan para astronaut untuk mempelajari lebih rinci tentang Bulan.