Di Ibu Kota New Delhi, ambulans antre berjam-jam mengantar jenazah korban Covid-19 ke fasilitas krematorium darurat yang dibuka di lapangan serta tempat parkir. Jenazah dibakar seadanya menggunakan kayu bakar.
Rumah sakit di dan sekitar New Delhi mengeluhkan langkanya oksigen meskipun ada janji untuk menambah pasokan.
"Kami terpaksa menurunkan kadar oksigen pada ventilator dan perangkat lain saat tangki menunjukkan penurunan yang mengkhawatirkan," kata Devlina Chakravarty, direktur pelaksana Rumah Sakit Artemis.
Menteri Kepala Delhi Arvind Kejrilwal mengatakan, kondisi ini membuat kondisi pasien semakin parah akibat tekanan mental. Masa penyembuhannya pun tak bisa cepat.
"Gelombang kali ini sangat berbahaya. Ini sangat menular dan mereka yang tertular tidak bisa sembuh cepat. Dalam kondisi ini, bangsal perawatan intensif sangat diminati," ujarnya.