Ratusan Pekerja Asing Bekerja di Apartemen Hong Kong yang Terbakar, Mayoritas Warga Indonesia

Anton Suhartono
Sebanyak 200 lebih pekerja migran asing bekerja di blok apartemen Hong Kong yang terbakar, sebagian besar dari Indonesia (Foto: AP)

Peraturan pemerintah mewajibkan para ART tinggal di trumah atau apartemen bersama majikan, tidak menyewa rumah sendiri. Oleh karena itu banyak pekerja yang terpaksa menempati ruang sempit di apartemen yang penuh sesak tersebut. 

Sring Sringatin, sekretaris Serikat Buruh Migran Indonesia, mengatakan para pekerja migran Indonesia (PMI) khawatir kehilangan pekerjaan karena majikan mereka tak mampu lagi membayar upah setelah kejadian ini.

PMI yang kehilangan pekerjaan hanya diberi waktu 2 pekan untuk mencari majikan lain atau harus kembali ke Indonesia, demikian aturan yang berlaku.

Kisah mereka mengungkap bahwa para PMI juga memiliki risiko besar dengan pekerjaan mereka tinggal di apartemen padat seperti itu. Ada ampir 370.000 pekerja migran asing di Hong Kong, sebagian besar adalah perempuan. Selain melakukan tugas rumah tangga, mereka juga mengasuh anak-anak dan lansia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

89 Penghuni Dievakuasi Imbas Kebakaran Apartemen Mediterania, 20 Orang Pilih Bertahan

57 tahun lalu

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, 89 Penghuni Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal