Ratusan Mantan Perwira dan Agen Intelijen Israel Desak Netanyahu Batalkan Caplok Gaza

Anton Suhartono
Ratusan mantan kepala badan keamanan intelijen, militer, kepolisian, dan diplomat Israel mendesak Netanyahu urungkan rencana caplok Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Desakan agar Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu mengurungkan niat mencaplok Jalur Gaza terus menguat. Ratusan mantan kepala badan-badan keamanan serta diplomat Israel memperingatkan Netanyahu agar tidak melanjutkan rencana pendudukan penuh Gaza.

Dalam pernyataan di media sosial X, Komandan Keamanan Israel (CIS), gerakan nasional yang terdiri atas lebih dari 550 mantan pejabat senior militer, Mossad, Shin Bet, kepolisian, Dewan Keamanan Nasional, serta Kementerian Luar Negeri (Kemlu), mendesak Netanyahu untuk menghindari keputusan tergesa-gesa menduduki Gaza.

"(Pendudukan Gaza) Bertentangan dengan nasihat profesional panglima militer (Eyal Zamir) dan sikap sebagian besar warga Israel," demikian isi pernyataan CIS, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (7/8/2025).

CIS berpendapat, pendudukan penuh akan membahayakan tentara dan sandera Israel. 

Mereka juga menuduh pemerintahan Netanyahu tak mengungkap alternatif-alternatif yang diberikan komunitas regional maupun internasional untuk memulangkan sandera dari Gaza. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal