Rata-Rata 1 Anak di Australia Dibunuh Orang Tua setiap 2 Pekan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi ibu dan anak. (Foto: Ist.)

Pembunuhan anak-anak yang tidak disengaja, misalnya, lebih mungkin terjadi akibat penelantaran oleh ibu dan pelecehan oleh ayah atau ayah tiri, menurut studi itu. “Ini mencerminkan apa yang kita ketahui tentang pola gender dalam tanggung jawab pengasuhan anak dan kekerasan dalam rumah tangga dan keluarga,” ungkap para peneliti yang terlibat dalam riset itu, dikutip Reuters, Rabu (20/1/2021).

Dalam kasus di mana anak-anak dibunuh dengan sengaja, perempuan cenderung membunuh bayi dan anaknya yang baru lahir, terutama dalam keadaan kehamilan yang tidak diinginkan. Pelaku seperti itu kebanyakan berusia muda dan memiliki tingkat dukungan sosial yang rendah—meskipun kasus semacam itu juga semakin sering dilaporkan terjadi di kalangan perempuan berusia lebih tua.

Para ibu juga lebih mungkin membunuh anak-anak mereka selama episode psikotik.

Seperti yang terjadi pada 2017 misalnya, pengadilan menemukan Raina Thaiday dari Queensland, yang membunuh tujuh anak dan keponakannya, telah mengalami episode psikotik parah yang terkait dengan skizofrenia yang dipicu oleh penggunaan ganja dalam jangka panjang. Pengadilan pun memutuskan dia tidak dapat dinyatakan bertanggung jawab secara pidana atas pembunuhan massal itu.

Perempuan yang membunuh anak-anaknya juga cenderung punya keyakinan yang salah, bahwa dengan kematian, anak-anaknya tidak akan menderita—seperti oleh kehilangan orang tua karena bunuh diri.

Sementara itu, ayah yang membunuh anak-anaknya cenderung memiliki riwayat KDRT. Pelaku laki-laki cenderung membunuh buah hatinya karena balas dendam terhadap pasangan atau mantan pasangan dalam konteks perpisahan dalam keluarga.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Paman Korban Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal