Rahasia Anwar Ibrahim Damaikan Thailand dan Kamboja: Saya Fokus pada Solusi

Anton Suhartono
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim lega bisa memediasi konflik Thailand dan Kamboja (Foto: AP)

Sebelum perundingan gencatan senjata, Anwar telah menghubungi Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai secara terpisah. Pembicaraan dilakukan di hari pertama pecahnya pertempuran yakni pada 24 Juni. Ketika itu kedua pemimpin sepakat untuk meredakan ketegangan dengan menarik pasukan masing-masing.

"Mereka membutuhkan waktu untuk menarik pasukan, tapi sayangnya, konflik kembali terjadi keesokan hari," ujarnya.

Pertemuan tersebut mendapat liputan luas media internasional yang luas, termasuk Indonesia. Bnyak yang memuji peran Anwar dalam memfasilitasi gencatan senjata bersejarah tersebut dan memperkuat posisi Malaysia sebagai kekuatan konstruktif dalam diplomasi regional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

57 tahun lalu

Kamboja Hapus Denda Overstay 5.950 WNI, Minta Pulang ke RI Paling Lambat 15 Juni 2026

57 tahun lalu

7 Orang Terjebak 10 Hari di Gua Laos, 1 Korban Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal