Remaja 18 tahun itu mulai berkuliah di bidang ekonomi dan politik Universitas Amsterdam pada September 2022, sehingga pindah tinggal ke apartemen di Amsterdam. Dia menyewa apartemen bersama teman-teman kuliahnya. Namun setelah ancaman muncul, Raja dan Ratu memintanya kembali ke Istana Huis ten Bosch di Den Haag.
Ancaman terhadap perempuan bergelar Putri Oranye itu mucul sejak bulan lalu. Media Belanda melaporkan, Putri Catharina mungkin menjadi sasaran penculikan atau serangan geng kriminal.
Sementara itu kepolisian dan dinas intelijen Belanda menolak berkomentar soal pengamanan di sekitar istana.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte angkat bicara. Dia mengaku belum bisa menjelaskan bentuk ancaman tersebut.
"Ini adalah berita buruk. Semua orang terlibat melakukan segala upaya untuk memastikan keamanannya," kata Rutte.