Putin: Rusia Bisa Cabut Ratifikasi Larangan Uji Coba Senjata Nuklir, Tiru Gaya AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

“Apa pun bisa diubah, saya hanya tidak melihat alasan untuk melakukannya. Saat ini tidak ada yang menjadi ancaman bagi kenegaraan Rusia dan eksistensi Rusia sebagai sebuah negara,” ucapnya.

Dia pun menegaskan kembali dua skenario bagaimana serangan nuklir mungkin saja terjadi oleh Rusia, yaitu sebagai respons terhadap serangan nuklir atau jika kedaulatan Rusia dianggap terancam.

“Tidak ada orang waras yang berpikir untuk menggunakan senjata nuklir melawan Rusia,” kata Putin.

Sebelumnya, Presiden ke-45 AS Donald Trump pernah memperingatkan bahwa serangan nuklir yang dilancarkan Moskow sebagai respons terhadap serangan di wilayah Rusia akan sangat merugikan pihak mana pun yang melakukan serangan itu.

“Karena sejak peluncuran rudal terdeteksi, di mana pun – baik di laut atau di darat – peluncuran respons akan menempatkan ratusan rudal kita di udara sehingga tidak ada musuh yang memiliki peluang untuk bertahan hidup,” ujar Putin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal