Putin Revisi Doktrin Nuklir Rusia, Inggris Cs Tak Takut

Anton Suhartono
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan doktrin nuklir Rusia yang baru tak akan menghentikan negaranya untuk terus membantu persenjataan Ukraina (Foto: AP)

"Kami tidak akan membiarkan diri kami terintimidasi, tidak peduli hal-hal baru apa yang digembar-gemborkan," ujarnya.

Sementara itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyatakan belum melihat indikasi Rusia akan menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

"Kami tidak memiliki indikasi apa pun Rusia tengah mempersiapkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina. Kami tidak melihat adanya perubahan yang perlu dilakukan terhadap postur nuklir kami," kata Wakil Juru Bicara Pentagon, Sabrina Singh.

AS menutup kedutaan besarnya di Kiev, Ukraina, hari ini setelah mendapat peringatan potensi serangan udara Rusia ke Kiev.

"Kedutaan Besar AS di Kiev menerima informasi spesifik tentang potensi serangan udara yang signifikan pada 20 November. Kedutaan Besar akan ditutup dan merekomendasikan warga AS untuk bersiap segera berlindung jika peringatan udara diumumkan," bunyi pernyataan Kedubes AS, seperti dikutip dari Sputnik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal