Pujian Rusia ke Erdogan karena Nekat Beli Rudal S-400 meski Ditekan AS

Nathania Riris Michico
Presiden Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (FOTO: AFP)

Menurut AS, Turki tidak dapat memiliki jet tempur AS dan sistem pertahanan Rusia dengan alasan bahwa hal itu akan membahayakan keamanan sistem persenjataan NATO.

AS, sebagai sekutu Turki di keanggotaan NATO, berupaya meyakinkan Turki untuk membeli sistem pertahanan rudal Patriot buatan Raytheon, namun upaya itu sejauh ini belum berhasil.

Turki berulang kali menekankan bahwa perjanjian untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia adalah kesepakatan final.

"Kami memberi tahu mereka 'ini pekerjaan yang sudah selesai, semuanya sudah siap'. Pengiriman sistem pertahanan rudal S-400 seharusnya pada Juli, mungkin dilakukan sebelumnya," kata Erdogan, pekan lalu.

Awal bulan ini, AS menghentikan pengiriman berbagai peralatan atau suku cadang terkait dengan pesawat tempur siluman F-35 ke Turki. Penghentian pengiriman itu merupakan langkah konkret pertama yang diambil AS untuk memblokir pengiriman jet tempur ke sekutu NATO-nya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

4 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

4 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal