Prosesi Naik-Turun Takhta: 3 Harta Karun Misterius Kekaisaran Jepang

Nathania Riris Michico
Ketiga harta karun digunakan dalam upacara kenaikan takhta, tapi tidak pernah diperlihatkan. (FOTO: AFP/GETTY IMAGES)

Ilustrasi permata keramat. (FOTO: BBC/DAVIESSURYA)

Sang dewi kegembiraan melakukan tarian megah dengan mengenakan manik-manik untuk membuat kegaduhan dan menarik perhatian dewi matahari.

Bagaimanapun asal-usulnya, Yasakani no Magatama yang terbuat dari batu giok hijau mungkin merupakan satu-satunya barang "asli" yang tersisa di antara tiga harta karun.

Manik keramat itu disimpan di istana kekaisaran di Tokyo dan dalam upacara penobatan, melambangkan kemurahan hati yang dibutuhkan dari seorang kaisar.

Apakah warga Jepang percaya pada harta karun?

Meskipun para kaisar Jepang masih menarik silsilah mereka dari Amaterasu, mereka tidak lagi mengklaim diri mereka sebagai dewa — Kaisar Hirohito melepaskan status keilahiannya setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II.

Menurut Profesor Kawanishi, ada banyak orang di Jepang yang masih menganggap benda-benda itu dikaruniai kekuatan ilahi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
4 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
6 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Internasional
10 hari lalu

Badai Salju Ubah Bandara Jepang bak Pengungsian, Ribuan Penumpang Nginap Berjubelan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal