Proposal Damai Perang Ukraina Untungkan Rusia, Amerika Bantah Isinya Wish Lists Moskow

Anton Suhartono
Marco Rubio membantah pernyataan para senator bahwa proposal 28 poin rencana perdamaian Ukraina merupakan daftar daftar usulan Rusia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membantah pernyataan para senator bahwa proposal 28 poin rencana perdamaian Ukraina yang dirilis kemarin merupakan daftar keinginan atau wish lists yang diberikan Rusia, bukan sikap resmi pemerintahan Presiden Donald Trump

Proposal itu dikecam Ukraina dan negara-negara sekutu karena isinya menguntungkan Rusia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, proposal tersebut merupakan kebijakan resmi Gedung Putih.

Sebelumnya beberapa senator AS menyebut proposal tersebut merupakan daftar keinginan Rusia.

Trump mendorong 28 poin rencana tersebut seraya menekan Ukraina untuk menerimanya dalam beberapa hari. Dia memberi waktu kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memberikan jawaban paling lambat pada Kamis mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal