Profil Sanae Takaichi PM Perempuan Pertama Jepang, Mantan Drummer Band Heavy Metal

Anton Suhartono
Sanae Takaichi menjadi perdana menteri Jepang yang baru (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Jepang mencatat sejarah baru. Untuk pertama kali dalam sejarah modern, Negeri Sakura kini dipimpin seorang perempuan, Sanae Takaichi

Takaichi memenangkan pemilihan di parlemen Majelis Rendah, Selasa (21/10/2025). Dia memperoleh 237 suara, melampaui batas minimal yang dibutuhkan dari total 465 suara yang diperebutkan. Pemimpin Partai Demokrtik Liberal (lDP) itu membutuhkan 233 suara saja untuk memenangkan mayoritas suara.

Dia merupakan sosok konservatif yang juga dikenal sebagai penggemar musik heavy metal serta mantan pemain drum di masa mudanya.

Drummer Heavy Metal Jadi Perdana Menteri

Lahir di Prefektur Nara pada 7 Maret 1961, Sanae Takaichi menempuh pendidikan di Fakultas Administrasi Bisnis Universitas Kobe. Semasa kuliah, dia bukan dikenal sebagai aktivis kampus, melainkan drummer band heavy metal. 

Hobinya terhadap musik keras itu masih dia bawa hingga kini, di tengah karier politik yang kaku dan penuh tekanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal