Profil Nicolas Maduro, Presiden Venezuela yang Dihargai AS Rp800 Miliar

Anton Suhartono
Nicolas Maduro menjadi sorotan terkait sayembara senilai 50 juta dolar yang digelar AS untuk menangkapnya (Foto: AP)

Sejarah Dakwaan dan Sayembara Sebelumnya

Maduro telah menjadi subjek dakwaan federal AS sejak 2020, ketika jaksa di Manhattan menuduhnya dan sejumlah sekutu terlibat dalam konspirasi impor kokain dan aktivitas kriminal lain. 

Pada 2020, jumlah hadiah awal yang ditawarkan AS adalah 15 juta dolar, kemudian dinaikkan oleh pemerintahan sebelumnya menjadi 25 juta dolar pada awal 2025, dan sekarang dilipatgandakan lagi menjadi 50 juta dolar. 

Langkah terbaru ini menandai eskalasi oleh administrasi AS dalam menekan rezim di Karakas. 

Pemerintah Venezuela mengecam langkah AS tersebut sebagai tindakan politis dan propaganda; pejabat Caracas menyebutnya “kampanye politis” yang bertujuan melemahkan kedaulatan Venezuela. 

Di panggung internasional, posisi Maduro mendapat dukungan terbuka atau pragmatis dari beberapa negara seperti Rusia, China, dan Kuba, yang menambah kompleksitas upaya AS. 

Para pengamat memperingatkan, hadiah besar ini mungkin berdampak simbolis, memberi tekanan diplomatik dan mengundang pembelot, tetapi tidak otomatis berarti perubahan rezim, mengingat kekuatan dukungan dalam militer dan jaringan patronase di dalam negeri Venezuela. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Internasional
4 jam lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Internasional
4 jam lalu

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata

Internasional
6 jam lalu

AS Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal