Pada 2016, Vance merilis buku terlarisnya “Hillbilly Elegy” yang menceritakan masa kecilnya di kota miskin Rust Belt, Ohio.
Buku itu menggambarkan perjuangan kelas pekerja kulit putih Amerika. Sukses dalam penjualan buku tersebut kemudian diadaptasi menjadi film Netflix pada 2020 yang dibintangi Amy Adams dan Glenn Close.
Vance kedapatan pernah memberikan tanda suka pada cuitan-cuitan netizen yang mengkritik keras Trump serta kebijakannya semasa menjadi presiden ke-45 AS. Sikap itu dia sampaikan melalui Twitter (sekarang bernama X) pada 2016 dan 2017.
Vance juga kedapatan menyukai cuitan yang mengatakan menyebutkan melakukan “pelecehan seksual berantai,”, menyebut sang presiden sebagai “salah satu selebritas AS yang paling dibenci, jahat, dan bodoh.”
Selain itu Vance bahkan pernah membandingkan Trump dengan pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler. Pada Februari 2016, Vance secara pribadi bertanya-tanya apakah Trump adalah “Hitlernya Amerika”. Beberapa bulan kemudian dia menulis di The Atlantic bahwa Trump adalah “candu budaya.”