Pria yang Ditangkap terkait Penembakan Pendeta Ortodoks di Prancis Dibebaskan

Anton Suhartono
Polisi Prancis membebaskan seorang pria yang ditangkap pascapenembakan pendeta Ortodoks Yunani di Lyon, Prancis (Foto: AP)

Keuskupan Suci Ortodoks Yunani di Prancis mengidentifikasi korban sebagai Nikolaos Kakavelakis. Dia ditugaskan di Prancis dan segera kembali ke Yunani setelah merampungkan tugas.

"Kami mendoakan agar korban segera pulih dan dengan tegas mengutuk semua bentuk kekerasan," demikian keterangan keuskupan, dikutip dari Associated Press, Senin (2/11/2020).

Penembakan ini terjadi di tengah ketegangan di kalangan Ortodoks Yunani di Lyon. Korban diketahui memiliki perselisihan hukum dengan seorang mantan biarawan yang dihukum karena pencemaran nama baik.

Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Prancis, Emmanuel Adamakis, mengatakan kepada stasiun radio Prancis Europe 1, Kakavelakis tidak lagi memimpin kebaktian di Lyon dan diminta kembali ke Yunani.

Prancis berada di bawah kewaspadaan keamanan tinggi setelah pembunuhan tiga orang di gereja Basilika Notre Dame, Nice, pada Kamis lalu. Pembunuhan itu masih terkait dengan meningkatnya ketegangan atas penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad oleh tabloid Charlie Hebdo.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

57 tahun lalu

Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, 9 Orang Terluka 

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal