Pria Kulit Hitam di Brasil Tewas Dipukuli Sekuriti Supermarket, Seruan Boikot Muncul

Anton Suhartono
Demonstran menghancurkan kaca jendela Carrefour Brasil sebagai protes atas kematian pria kulit hitam oleh sekuriti (Foto: Reuters)

Sementara pengelola Carrefour SA menyatakan sangat menyesali pemukulan yang menyebabkan kematian korban dan akan mengambil tindakan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab mendapat hukuman layak.

Carrefour juga akan memutuskan kontrak perusahaan penyedia jasa layanan keamanan, memecat karyawan yang terlibat, serta menutup supermarket beberapa hari sebagai bentuk penghormatan.

Sementara itu bos Carrefour Alexandre Bompard mengatakan dalam cuitan, gambar yang di-posting di media sosial sangat memilukan.

"Langkah-langkah internal segera diterapkan oleh Carrefour Brasil, terutama terhadap perusahaan keamanan yang terlibat. Nilai-nilai yang saya dan Carrefour anut tidak membolehkan adanya rasisme dan kekerasan," kata Bompard.

Dia juga meminta evaluasi lengkap atas pelatihan terhadap karyawan serta perusahaan sub-kontraktor mengenai penanaman nilai-nilai keamanan, keragaman, dan toleransi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tangkap 13 Perusuh

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

57 tahun lalu

Pasukan Oranye Langsung Bersihkan Jalan usai Massa Demo Dukung MBG di Jakpus Bubar

57 tahun lalu

Pimpinan DPR Siap Terima Mahasiswa yang Demo Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal