Pria dan Pamannya Dibakar Hidup-Hidup karena Desas-Desus di Whatsapp

Nathania Riris Michico
Penduduk mengacungkan telepon genggam untuk merekam saat Ricardo dan pamanya, Alberto dibakar. (Foto: ENFOQUE)

"Lihat apa yang Anda lakukan kepada mereka!" teriaknya kepada sisa kerumunan orang yang sudah mulai membubarkan diri.

Menurut pemerintah, lima orang itu kini didakwa memicu terjadinya kejahatan dan empat orang lain didakwa melakukan pembunuhan.

Martinez, yang menyiarkan secara langsung adegan kekerasan tersebut; Castelan, yang meminta minyak tanah; dan seorang pria yang disebut sebagai Manuel yang membunyikan lonceng. Mereka adalah tiga dari lima orang itu.

Ayah Ricardo Flores, Jose Guadalupe, mengamati lahan keluarga di Acatlan. (Foto: BRETT GUNDLOCK)

Polisi mengatakan, dua orang yang diduga penghasut dan empat terduga pembunuh masih buron.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Polisi Bantah Rekayasa Kasus di Polsek Cilandak, Berawal dari Kelalaian Pakai Kertas Bekas

Megapolitan
4 hari lalu

Tak Terbukti Pukul Penjual Es Gabus, Aiptu Ikhwan Bhabinkamtibmas Kembali Bertugas

Megapolitan
5 hari lalu

Ibu Bahar bin Smith Laporkan Balik Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan ke Polisi

Megapolitan
5 hari lalu

Bahar bin Smith Tersangka Penganiayaan, Pengacara: Kita Pikir Masalahnya Sudah Selesai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal