Pria Bersenjata Serang Kereta Api Bawah Tanah di New York, Puluhan Orang Terluka

Ahmad Islamy Jamil
Kota New York di AS (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok. 2020)

Tersangka  digambarkan oleh polisi sebagai pria bertubuh kekar. Dia mengenakan rompi proyek berwarna hijau dan baju kaus berkerudung. Sampai berita ini dibuat, tersangka masih buron.

Komisaris Departemen Kepolisian New York (NYPD), Keechant Sewell mengatakan, penembakan itu tidak diselidiki sebagai tindakan terorisme. Namun, pihak berwenang tidak mengesampingkan kemungkinan apa pun sebagai motif pelaku.

Sewell mengatakan, tersangka terlihat mengenakan masker gas di dalam gerbong saat akan memasuki stasiun, kemudian mengeluarkan sebuah tabung dari tasnya dan membukanya.

“Kereta pada waktu itu mulai dipenuhi asap. Dia kemudian melepaskan tembakan, menyerang banyak orang di kereta bawah tanah dan di peron,” ujarnya.

John Butsikares, seorang anak berusia 15 tahun yang melewati Stasiun 36th Street setelah kejadian itu, mengatakan bahwa kondektur kereta memerintahkan semua orang di peron stasiun untuk naik ke atas.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saat itu menakutkan. Kemudian di 25th Street (stasiun berikutnya) kami semua disuruh turun. Ada orang yang berteriak minta tolong,” kata Butsikares yang hendak berangkat sekolah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
22 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
23 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
24 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal