Presiden Vladimir Putin Teken Dekret Pembalasan atas Penyitaan Aset Rusia oleh AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, bulan lalu mengakui bahwa Rusia menyimpan kekayaan negara Amerika dalam jumlah yang memang tidak signifikan. Akan tetapi, tanggapan apa pun yang diambil Rusia atas penyitaan asetnya akan bersifat asimetris, dengan fokus "balas dendam" terhadap aset-aset individu swasta AS.

Berbagai aset yang dimiliki banyak investor asing di Rusia, termasuk individu dan dana investasi besar AS, disimpan dalam rekening khusus "tipe-C". Rekening khusus tersebut diperkenalkan Rusia tak lama setelah Moskow mengirim pasukannya ke Ukraina dan terkena rentetan sanksi Barat pada Februari 2022.

Uang di rekening tipe C tersebut tidak dapat ditransfer ke luar Rusia tanpa izin dari otoritas Rusia.

Beberapa waktu laku, AS telah menerbitkan undang-undang yang memungkinkan pemerintahan Presiden Joe Biden untuk menyita aset Rusia yang disimpan di bank-bank Amerika dan mentransfernya ke Ukraina. Rusia telah berulang kali menyebut tindakan semacam itu ilegal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

9 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

16 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

1 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal