Presiden Venezuela Maduro Bela Lula da Silva yang Samakan Kebrutalan Israel di Gaza dengan Holocaust

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. (Foto: Reuters)

CARACAS, iNews.id - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mendukung pernyataan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva baru-baru ini yang menyamakan operasi militer Israel di Gaza, Palestina, dengan Holocaust. Dia pun menegaskan, hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini adalah memulihkan keadilan di Jalur Gaza. 

Maduro juga menyebut Pemerintah Israel melakukan hal yang sama terhadap rakyat Palestina seperti yang dilakukan pemimpin Nazi, Adolf Hitler, terhadap orang-orang Yahudi pada masa Perang Dunia II. 

"Hitler adalah sebuah konstruksi, monster yang diciptakan oleh elite Barat... Seperti yang dikatakan Presiden Lula da Silva, Pemerintah Israel melakukan hal yang sama terhadap orang-orang Palestina seperti yang dilakukan Hitler terhadap orang-orang Yahudi, yaitu melenyapkan mereka," kata Maduro dalam program televisi Venezuela bertajuk With Maduro, Selasa (20/2/2024). 

Pada Minggu (18/2/2024), Lula mengatakan kepada wartawan di Addis Ababa, Ethiopia, bahwa tindakan militer Israel di Gaza bukanlah perang, melainkan genosida. Dia lantas membandingkan kebrutalan Israel di wilayah kantong Palestina itu dengan peristiwa Holocaust, yaitu ketika Hitler memutuskan untuk membantai orang-orang Yahudi. 

Pernyataan Lula tersebut membuat Israel meradang. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut pernyataan seperti itu sudah di luar batas. 

Pada Senin (19/2/2024) kemarin, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, memanggil Duta Besar Brasil Federico Mayer dan menegurnya atas pernyataan Lula. Katz menyebut ucapan presiden Brasil itu sebagai "serangan anti-Semit yang sangat serius." Tel Aviv pun kemudian menyatakan Lula sebagai persona nongrata (orang yang tidak diharapkan keberadaannya) di Israel atas ucapannya itu. 

Sebelumnya pada Selasa, CNN Brasil melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira menolak meminta maaf atas pernyataan Lula. Dia juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap perlakuan yang diterima Mayer di Tel Aviv.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal