Presiden Taiwan Akan Bertemu Ketua DPR AS, China Minta Klarifikasi

Anton Suhartono
Tsai Ing Wen akan singgah di AS dan bertemu Ketua DPR AS Kevin McCarthy memicu protes China (Foto: Reuters)

China dengan tegas menentang segala bentuk interaksi resmi antara AS dengan Taiwan. Pasalnya China mengklaim Taiwan masih bagian dari provinsinya.

"Tidak ada yang perlu meremehkan tekad keras pemerintah China dan warganya dalam melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah. Ancaman nyata terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kekuatan separatis kemerdekaan Taiwan," ujarnya.

Beberapa presiden Taiwan, termasuk Tsai, beberapa kali melakukan transit di AS dalam perjalanannya ke Amerika. Masa transit biasanya 1 atau 2 hari, namun pemerintah AS umumnya menghindari pertemuan dengan pejabat senior Taiwan di Washington DC. AS tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan tetapi terikat oleh hukum untuk memberi pulau itu cara untuk mempertahankan diri.

Kantor kepresidenan Taiwan juga mengonfirmasi rencana perjalanan Tsai, namun belum memberikan informasi terperinci.

"Saat ini, berbagai departemen tengah berkomunikasi dan mempersiapkan rencana yang sesuai serta perencanaan perjalanan terkait akan dijelaskan secara tepat waktu setelah rencana tersebut diselesaikan," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal