Presiden Rouhani: AS Tak Bisa Paksa Iran Negosiasi atau Berperang

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

DUBAI, iNews.id - Presiden Hassan Rouhani menegaskan Amerika Serikat (AS) tidak bisa memaksakan Iran untuk negosiasi atau berperang di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.

Dalam video pidato di Sidang Majelis Umum PBB yang direkam sebelumnya, Rouhani mengatakan Iran bukanlah alat tawar menawar terkait Pilpres AS maupun kebijakan dalam negerinya.

"Setiap pemerintahan AS, setelah pilpres mendatang, tidak akan punya pilihan selain menyerah terhadap ketahanan bangsa Iran," kata Rouhani, dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2020).

Ketegangan kedua negara meningkat setelah Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakan nuklir atau rencana aksi bersama (JCPOA) 2015, pada Mei 2018. Sejak itu AS memberlakukan sanksi bilateral kepada Iran.

Trump ingin ada kesepakatan lebih luas dari JCPOA dengan alasan membatasi program nuklir Iran, menghentikan pengembangan rudal balistik, serta menghentikan dukungannya kepada kelompok milisi pro-Syiah di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

5 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

10 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

12 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal