Presiden Prancis Unjuk Kekuatan Militer Eropa di Parade Peringatan Hari Bastille

Anton Suhartono
Presiden Emmanuel Macron memeriksa pasukan di perayaan Hari Bastille (Foto: AFP)

Macron mendorong Prakarsa Intervensi Eropa (E2I) untuk membuat misi militer di luar struktur yang ada seperti NATO. Dia menilai kerja sama pertahanan Eropa sangat penting.

"Tidak pernah, sejak akhir Perang Dunia II, Eropa menjadi sangat penting," kata Macron, dalam pernyataan memperingati Hari Bastille, dikutip dari AFP.

Dia mengatakan, tujuan dibentuknya E2I untuk bertindak bersama dan memperkuat kapasitas dalam bertindak.

"Keamanan dan pertahanan kita melampaui Eropa," ujarnya.

Pada parade peringatan Hari Basitelle 2017, tamu kehormatan Macron adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Namun sejak itu hubungan Macron dan Trump memburuk terkait penarikan AS dari perjanjian iklim Paris serta kesepakatan nuklir Iran.

Sementara Prancis memberlakukan aturan pajak baru bagi perusahaan-perusahaan raksasa digital, sebagian besar dari AS.

Pada Sabtu (13/7/2019), Macron mengumumkan pembentukan komando pasukan antariksa nasional yang akan menjadi bagian dari angkatan udara.

"Kami akan memperkuat pengetahuan kami tentang situasi di luar angkasa, kami berupaya lebih untuk melindungi satelit kami," kata Macron.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal