Presiden Pezeshkian: Perang 12 Hari Lawan Israel Jadi Bukti Ketangguhan Iran

Anton Suhartono
Iran mampu memorak-porandakan Israel dalam perang 12 hari pada Juni lalu (Foto: AP)

“Dengan ini saya menyatakan sekali lagi, di hadapan majelis ini, bahwa Iran tidak pernah dan tidak akan pernah berusaha untuk membuat bom nuklir," ujarnya.

Menurut dia, langkah Iran meningkatkan pengayaan uranium hingga 60 persen merupakan respons terhadap keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada 2018, bukan untuk kepentingan senjata.

Pezeshkian mengecam langkah Inggris, Prancis, dan Jerman (E3) yang mendorong penerapan kembali sanksi PBB terhadap Iran. Dia menuduh negara-negara Barat justru mengabaikan kewajiban hukum mereka sendiri dalam perjanjian 2015 tersebut.

“Dengan melakukan itu, mereka mengesampingkan iktikad baik,” ucapnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal