Maduro membantah melakukan pelanggaran narkoba.
Trump juga menyebut faktor lain, penangkapan Maduro juga dipicu masuknya imigran Venezuela ke Amerika Serikat dan keputusan negara itu untuk menasionalisasi kepentingan minyak AS puluhan tahun silam.
"Kita merebut kembali apa yang mereka curi," katanya, kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam penerbangan ke Washington DC dari Florida, dikutip dari Reuters.
Perusahaan minyak AS akan kembali ke Venezuela dan membangun kembali industri perminyakan di sana.
"Mereka akan menghabiskan miliaran dolar dan akan mengambil minyak dari dalam tanah," ujarnya.
Sementara itu, Venezuela menegaskan Maduro tetap berkuasa. Dia dianggap sebagai presiden satu-satunya.
Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang mengambil alih kepemimpinan sementara Venezuela, membantah tuduhan Trump bahwa dia bersedia bekerja sama dengan AS.
Perempuan yang juga menjabat menteri perminyakan itu merupakan sekutu dekat Maduro, sehingga tak akan mengkhianatinya.