Tidak hanya berhenti di situ, Macron mengusulkan tiga tahap penting: pelucutan senjata Hamas, pengamanan penuh di Gaza, dan rekonstruksi wilayah yang porak-poranda setelah lebih dari 22 bulan dihantam konflik.
“Tujuannya adalah membangun negara Palestina, memastikan kelangsungan hidupnya, dan mewujudkannya melalui demiliterisasi serta pengakuan penuh terhadap Israel,” kata Macron.
Dengan begitu, kata dia, negaranya telah berkontribusi terhadap keamanan semua orang di Timur Tengah.
Macron Yakin Dukungan Palestina Sudah Siap
Dalam upaya membangun dasar politik yang kokoh untuk pengakuan ini, Macron juga telah mengirim surat resmi kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Dalam surat tersebut, ia menyampaikan keputusannya dan menerima jaminan dari pihak Palestina bahwa mereka bersedia menerima sejumlah syarat demi terwujudnya perdamaian, termasuk reformasi dan demiliterisasi.
“Kepercayaan, kejelasan, dan komitmen. Kita akan mencapai perdamaian,” katanya, optimistis.