Presiden Latvia Ancam Kucilkan Warga Keturunan Rusia yang Tak Setia pada Negara, Moskow Bereaksi

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Latvia, Egils Levits. (Foto: Reuters)

Pemerintah Latvia sebelumnya memutuskan untuk menyingkirkan sejumlah monumen warisan era Uni Soviet, meskipun ada keberatan dari warga etnik Rusia di sana. Beberapa monumen itu dipindahkan ke Museum Pendudukan. Sementara itu, sebagian yang lainnya bakal dimusnahkan.

Untuk diketahui, istilah “pendudukan” digunakan orang Latvia untuk menggambarkan kondisi ketika mereka berada di bawah kendali Moskow dulu.

Levits menilai situasi di Ukraina saat ini membuktikan bahwa militer Rusia tidak sekuat yang diyakini sebagian orang. Dia pun berjanji bahwa negaranya akan terus memberikan bantuan kepada Kiev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

21 jam lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

23 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal