Presiden Kosovo Hashim Thaci Mundur terkait Sidang Kejahatan Perang di Belanda

Anton Suhartono
Hashim Thaci mengundurkan diri sebagai presiden Kosovo terkait kasus kejahatan perang (Foto: AFP)

DEN HAAG, iNews.id - Presiden Kosovo Hashim Thaci mengundurkan diri seiring proses hukum pengadilan kejahatan perang di Den Haag, Belanda, yang dijalaninya.

Pengumuman tersebut disampaikan Thaci beberapa jam setelah ditahan di Den Haag, Kamis (5/11/2020).

Menurut pria 52 tahun itu, pengunduran dirinya demi melindungi integritas kepresidenan Kosovo. Hakim pengadilan kejahatan perang mengonfirmasi dakwaan terhadapnya terkait perang dengan Serbia pada 1990-an. Saat itu Thaci menjabat kepala pemberontak Tentara Pembebasan Kosovo (KLA).

"Saya akan bekerja sama erat dengan keadilan. Saya percaya pada kebenaran, rekonsiliasi, dan masa depan negara dan rakyat kita," katanya, dikutip dari AFP, Jumat (6/11/2020).

Pengadilan mengungkap, Thaci dan tiga tersangka lain ditahan dengan tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan, penyiksaan, penahanan secara ilegal, penghilangan paksa, dan penganiayaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Dibidik Pengadilan Kriminal Internasional, Menteri Radikal Israel malah Nantang: Saya Tidak Takut!

Internasional
2 hari lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Akan Menangkap Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir

Internasional
2 hari lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Buru 5 Pejabat dan Tentara Israel terkait Perang Gaza

Internasional
6 bulan lalu

Ngerinya Perang Yugoslavia, Sniper Tembaki Warga Bosnia hanya untuk Bersenang-Senang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal