Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Rela Ditangkap demi Menghindari Pertumpahan Darah

Anton Suhartono
Yoon Suk Yeol menjelaskan bersedia diperiksa penyelidik demi menghindari pertumpahan darah (Foto: AP)

SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) dimakzulkan parlemen, Yoon Suk Yeol, merilis pesan video setelah penangkapannya pada Rabu (15/1/2025) pagi. Petugas dari badan anti-korupsi CIO dan polisi mengepung kediamannya di Seoul sejak dini hari. 

Mereka sempat bersitegang dengan para pendukung Yoon serta personel pasukan pengawalan kepresidenan (paspampres), PSS.

Ini merupakan upaya penangkapan kedua terhadap Yoon setelah pada 3 Januari lalu gagal. Saat itu paspampres tak mengizinkan penyelidik CIO dan polisi menbawa Yoon. Namun kali ini Yoon melunak bersedia diperiksa, dibawa petugas yang menjalankan mandat surat perintah penangkapan.

Dalam penjelasan di video, Yoon mengatakan bersedia dibawa petugas demi mencegah pertumpahan darah antara penegak hukum dengan para pengawalnya.

"Untuk mencegah insiden tidak menguntungkan dan penuh kekerasan," kata Yoon, dalam pesan video yang direkam di kediamannya di Yongsan, Seoul, seperti dilaporkan Yonhap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas di Tambun Bekasi, Badan Penuh Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal