Presiden Korsel Marah-Marah, Anggap Penanganan Banjir Gagal hingga Tewaskan 39 Orang

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk Yeol. (Foto: Reuters)

Insiden tersebut membuat publik mempertanyakan kesiapan otoritas Korea Selatan dalam mencegah dan menanggapi kerusakan akibat banjir. Beberapa pengemudi yang sering menggunakan jalan tersebut menyalahkan pemerintah karena tidak menerapkan larangan melintas ke underpass meski sudah ada perkiraaan bahwa banjir akan datang.

Presiden Yoon meminta pihak berwenang untuk melakukan upaya maksimal untuk menyelamatkan para korban. Dia pun berjanji mendukung proses rekonstruksi pascabencana dan serta pemulihan keluarga yang terkena dampak, termasuk menetapkan daerah yang dilanda banjir sebagai zona bencana khusus.

Hujan deras yang mengguyur  Korsel sejak Kamis (13/7/2023) lalu tidak hanya menyebabkan banjir. Fenomena alam yang tidak biasa itu juga memicu terjadinya tanah longsor dan meluapnya bendungan.

Ribuan orang pun terpaksa diungsikan dari rumah mereka yang terdampak bencana.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas di Tambun Bekasi, Badan Penuh Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal