SYDNEY, iNews.id - Demonstrasi menentang kedatangan Presiden IsraelIsaac Herzog di Kota Sydney, Australia, berujung rusuh, Senin (9/2/2026). Polisi menangkap 27 orang, termasuk 10 yang diduga menyerang petugas, setelah kekerasan pecah pada Senin malam.
Polisi membubarkan paksa ribuan demonstran yang berkumpul di dekat Balai Kota Sydney. Para demonstran, termasuk seorang anggota parlemen daerah dari kelmpok oposisi, mengatakan mereka dikepung dan dipukuli polisi.
Abigail Boyd, seorang anggota DPRD oposisi dari Partai Hijau, mengatakan dipukul oleh petugas saat berusaha meninggalkan lokasi.
"Lengan dan bahu saya sangat sakit karena dipukul. Saya benar-benar terkejut," katanya.
Penyelenggara demonstrasi, Kelompok Aksi Palestina Sydney, menyatakan para demonstran tidak bisa meninggalkan acara tersebut karena dikelilingi polisi dari segala sisi.