Presiden Iran Bersumpah Membalas Tanpa Ampun Serangan Parade Militer

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)

"Fakta bahwa rudal-rudal itu membuat (negara Barat) marah menunjukkan mereka (rudal) merupakan senjata kami yang paling efektif."

AS memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran sejak bulan lalu, dan sanksi yang lebih keras, yang menargetkan sektor minyak Iran akan mulai berlaku pada 5 November.

AS menyatakan pihaknya siap untuk membuka pembicaraan soal kesepakatan baru untuk menggantikan kesepakatan Juli 2015. Namun Iran berulang kali menegaskan tak mau bernegosiasi di bawah tekanan sanksi AS.

Rouhani dijadwalkan bertolak ke New York pada Minggu (23/9/2018) untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB pekan depan, yang juga diikuti oleh Presiden Donald Trump. Namun Iran berulang kali menyebut tak akan melakukan pertemuan apapun dengan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal