Presiden Filipina Duterte Larang Menteri Bicara soal Laut China Selatan ke Publik, Ada Apa?

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Kapal-kapal China itu memang berkedok pencari ikan, namun Filipina yakin mereka dinaiki para milisi. Kehadiran mereka bukan sekadar mencari ikan tapi berkelompok dan mengancam.

Duterte juga menolak seruan China untuk menarik kapal perang dari perairan sengketa seraya menegaskan dia tidak akan tunduk pada tekanan, sekalipun keputusan itu berdampak pada hubungan kedua negara. Namun sikap Duterte terhadap China tetap dianggap masih terlalu lemah. 

Sejak menjabat pada 2016, Duterte menitikberatkan pada hubungan lebih hangat dengan China, mengesampingkan perselisihan wilayah dengan imbalan dana miliaran dolar AS dalam bentuk pinjaman, bantuan, dan investasi.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya. Mereka menolak keputusan Pengadilan Arbitrase di Den Haag, Belanda, pada 2016 bahwa klaim yang didasarkan pada peta lama itu tidak sejalan dengan hukum internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal