Presiden Ekuador Upayakan Pendiri WikiLeaks Tak Dihukum Mati

Anton Suhartono
Julian Assange (Foto: AFP)

Sebelumnya Moreno membela keputusan pemerintahannya untuk mencabut suaka yang diberikan kepada pria kelahiran Swedia itu.

"Ekuador memutuskan dengan hak berdaulat untuk mencabut suaka diplomatik terhadap Julian Assange karena berulang kali melanggar konvensi internasional dan protokol tinggal bersama," kata Moreno.

Mantan presiden Ekuador Rafael Correa yang memberikan suaka untuk Assange mengecam keputusan penerusnya itu. Bahkan Correa menyebut keputusan Moreno itu sebagai kejahatan.

"Moreno merupakan orang yang korup. Apa yang telah dia lakukan adalah kejahatan yang tidak akan pernah dilupakan oleh manusia," cuit pria yang kini tinggal di Belgia itu.

Sementara itu pengacara asal Swedia mendesak pemerintah membuka kembali kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan Assange pada 2010. Dia juga meminta pemerintah untuk mendesak Inggris mengekstradisinya agar bisa diperiksa kembali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 menit lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal