Presiden Duterte Akhirnya Pulihkan Kehadiran Pasukan AS di Filipina

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

"Ini memberikan kepastian bagi kami untuk ke depan. Kami bisa melakukan perencanaan jangka panjang dan melakukan berbagai jenis latihan," kata Austin, dikutip dari Reuters, Jumat (30/7/2021).

Bagi AS, merotasi pasukan penting tidak hanya untuk pertahanan Filipina, tapi secara strategis untuk melawan perilaku China di kawasan.

AS bulan ini kembali memperingatkan China bahwa serangan terhadap pasukan Filipina di Laut China Selatan akan memicu aktifnya perjanjian pertahanan AS-Filipina tahun 1951.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
3 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
19 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
19 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal